8 Bahaya Kesehatan Jika Wanita Terlalu Banyak Makan Daging

0

elaborasi.com, – Godaan makan daging biasanya sulit dihindari ketika Hari Idul Adha tiba. Bahkan saking melimpahnya daging sapi atau kambing kurban, bisa saja kamu makan rendang, sate atau gulai selama berhari-hari.

Konsumsi protein hewani memang bermanfaat banyak bagi tubuh. Selain memperbaiki sel-sel yang rusak, juga meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu meningkatkan fungsi otak.

Namun jika terlalu banyak menyantap daging bisa berdampak buruk bagi tubuh. Ini akibat yang bisa terjadi, khususnya wanita, jika makan daging hewan berlebihan.

1. Kulit dan Rambut Kusam

Terlalu banyak makan daging bisa berakibat kamu kekurangan vitamin C, jika konsumsinya tak dibarengi dengan asupan sayur dan buah-buahan. Pasalnya jarang ditemukan vitamin C yang terkandung pada daging hewan.

Seperti dikutip dari Reader’s Digest, orang cenderung mengabaikan nutrisi makanan lainnya ketika mereka makan banyak daging, dikarenakan perut yang sudah kenyang. Alhasil sayur dan buah yang kaya akan vitamin C jadi kurang menarik untuk dikonsumsi.

Kekurangan vitamin C bisa membuat kulit kusam serta rambut mudah rontok. Sebab vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen, protein yang memberikan struktur pada kulit, rambut, kuku dan tulang.

“Kulit akan menjadi kasar dan tidak rata,” kata pakar diet Jenna Braddock.

2. Lebih Mudah Sakit

Kekurangan vitamin C tidak hanya berdampak buruk pada kulit, tapi kesehatan secara keseluruhan. Kalau kamu mendapati badan sering demam atau flu, mungkin sudah saatnya mengubah kebiasaan makan.

“Misalnya ketika kamu diet keto, mungkin kamu jadi tidak pernah makan buah, yang mana itu adalah sumber vitamin C,” jelas Jenna.

Jika ingin makan banyak daging, sebaiknya seimbangkan dengan konsumsi sayur serta buah. Jeruk, anggur, jambu, stroberi dan brokoli kaya akan vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh.

3. Sembelit

Daging hampir tidak punya serat yang membantu melancarkan pencernaan. Serat pada daging tentu berbeda dengan serat yang ada pada sayur, buah dan gandum.

Sembelit dan perut melilit merupakan beberapa tanda awal kamu kekurangan serat. Maka dari itu sebaiknya jangan makan terlalu banyak daging dan mulailah konsumsi buah serta sayur tinggi serat.

4. Dehidrasi

Mengonsumsi terlalu banyak daging akan membuat tubuh memproduksi lebih banyak uric acid untuk memecah protein. Uric acid dikenal juga dengan sebutan asam urat. Salah satu gejala asam urat tinggi adalah rasa haus yang berkepanjangan, yang juga merupakan tanda dehidrasi.

“Ginjal memerlukan lebih banyak air untuk melarutkan sisa-sisa makanan beracun. Untuk memproduksi urin, kita harus mengeluarkan banyak air dari tubuh,” kata pakar nutrisi dan pembicara untuk American Academy of Nutrition and Dietetics, Caroline Passerrello.

5. Berat Badan Naik

Protein jadi salah satu nutrisi andalan untuk menurunkan berat badan dan membentuk otot. Dengan catatan, jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Ketika dimakan secara berlebihan protein justru akan membuat berat badan naik.

“Kalau kamu makan protein lebih banyak dari yang dibutuhkan, tubuh tidak menyimpannya sebagai protein tapi lemak. Itu tidak bermanfaat kecuali kamu menambah kebutuhan akan protein (dengan lebih banyak olahraga,” jelas Jenna.

6. Batu Ginjal

Konsumsi protein dari daging secara berlebihan bisa menurunkan fungsi ginjal. Sebab, protein hewani mengandung banyak purine yang bisa berubah menjadi uric acid atau asam urat. Kadar uric acid yang terlalu tinggi bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

Umumnya tubuh bisa dengan mudah mencerna protein. Tapi perlu perlu lebih waspada bagi mereka yang keluarganya punya masalah penyakit ginjal, karena bisa menurun pada anak atau cucu. 

7. Menurunkan Kualitas Penglihatan

Konsumsi tinggi daging merah meningkatkan risiko penurunan kualitas penglihatan seiring bertambahnya usia. Efeknya bisa bertambah parah jika kamu sering menyantap daging olahan pabrik.

“Lemak jenuh pada daging bisa berbahaya karena mengganggu pembuluh darah kecil di mata. Beberapa senyawa kimia seperti nitrosamine yang terdapat dalam daging olahan juga disinyalir jadi penyebab mata rabun,” terang Julie Upton, MS, RD, seperti dikutip dari Bustle.

8. Tulang Rapuh

Asupan protein yang terlalu tinggi dari daging akan membuat tubuh kehilangan banyak kalsium yang dikeluarkan lewat urin. Akibatnya tulang rentang menjadi rapuh.

“Hal ini bisa dicegah dengan konsumsi kalsium yang cukup, tapi justru tidak banyak disadari oleh orang-orang dengan diet tinggi protein,” kata Carrie Gabriel, MS, RDN.

(Sumber berita dari detik.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here